Indramayu – Pemerintah Desa Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa Reni, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW yang bekerja di Taiwan.

Sebab, saat bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di negara tersebut, wanita berusia 37 tahun itu dikabarkan kerap mendapat perlakuan tidak manusiawi dari majikannya.

Kisah tragis yang menimpa Reni baru diketahui oleh pihak keluarga maupun pemerintah desa Kedokanbunder setelah videonya viral di media sosial.

Kuwu Desa Kedokanbunder Waskim berharap Reni dapat pulang ke tanah air dalam keadaan sehat. Selain itu, Waskim juga berharap hak-hak Reni selama bekerja sebagai ART di Taiwan dapat terpenuhi.

Pasalnya, sebelum dikabarkan mengalami dugaan penganiayaan dari majikannya di Taiwan, Reni sendiri sempat hilang komunikasi dengan pihak keluarga selama beberapa bulan. Selama itu pula, Reni dikabarkan tidak pernah mengirim uang kepada keluarganya di kampung halaman.

Waskim menduga hak-hak Reni selama bekerja sebagai ART di Taiwan tidak pernah dipenuhi oleh majikannya.

“Selain diharapkan bisa pulang ke Indonesia dalam keadaan sehat dan selamat, kami juga berharap hak-hak Reni dapat terpenuhi selama bekerja di Taiwan,” kata Waskim kepada detikJabar saat dihubungi melalui telepon, Minggu (19/6/2022).

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan penyiksaan yang menimpa Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) atau TKW kembali terjadi. Kali ini, kejadian tragis itu dialami oleh Reni (37), warga Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kisah tragis yang dialami Reni viral setelah video yang menginformasikan kondisinya beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat banyak luka di beberapa bagian tubuh Reni. Mulai dari mukanya yang lebam, giginya rontok, bibir terluka, hingga beberapa bagian tubuh lainnya yang juga terdapat bekas luka.

Kejadian yang dialami Reni saat ini telah dilaporkan ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) oleh Kuwu Kedokanbunder, Waskim bersama pihak keluarga dari Reni.

Informasi yang diterima Waskim, saat ini Reni sedang menjalani perawatan di Taiwan akibat beberapa luka yang dideritanya.

By admin

Leave a Reply